Meski sekarang sudah masuk musim hujan, kita tetap harus waspada terhadap kemungkinan terjadinya kebakaran, terutama di rumah sendiri. Kebakaran rumah saat musim hujan biasanya dipicu oleh konsleting arus listrik, ledakan tabung gas elpiji, lilin saat mati listrik, dan hal-hal tidak terduga lain. Untuk mengantisipasi semua kemungkinan ini, kita perlu melakukan tindakan pencegahan di rumah. Apalagi jika anda sering meninggalkan rumah alam keadaan kosong atau anak Anda sering berada di rumah sendirian.

Mulailah langkah antisipasi dengan menjauhkan barang-barang yang mudah terbakar seeprti korek api, obat nyamuk semprot, kaleng deodorant, dan sebagainya dari dekat kompor atau tungku masak. Jika barang-barang tersebut memang masih dibutuhkan, maka simpan di tempat yang tertutup dan jauh dari jangkauan anak-anak. Pastikan tempat penyimpanan tersebut terkunci rapat. Jika perlu pasangi detektor panas yang bisa berbunyi jika terjadi kebakaran.

Selanjutnya, perbaiki instalasi kabel listrik di rumah Anda. Jika penempatan kabel listrik di dinding masih menggunakan paku yang bisa merusak karet pengamannya, maka segera ganti dengan selotip atau pita perekat. Hindari juga menempatkan kabel di bawah karpet karena bahan tersebut mudah terbakar saat terjadi percikan api sedikit saja. Kemudian untuk stop kontak, usahakan untuk tidak menggunakan stop kontak terlalu banyak untuk satu sirkuit listrik. Apabila Anda melihat terjadi percikan api sirkuit, segeralah padamkan listrik rumah Anda dan segera panggil orang yang ahli dalam bidang ini untuk memeriksa apa yang salah dan memperbaikinya.

Setelah urusan listrik selesai, saatnya membenahi urusan tabung gas kompor Anda. Tempatkan tabung gas di tempat yang memiliki sirkulasi udara. Jangan di tempat lembab dan terlalu tertutup. Jika Anda mencium adanya bau gas dan Anda curiga gas Anda bocor, jangan menghidupkan peralatan listrik satupun karena dapat membuat percikan api. Ambil senter dan segera bawa tabung tersebut ke luar ruangan. Buka juga pintu dan jendela rumah Anda lebar-lebar agar gas yang tertinggal di ruangan bisa hilang. Memeriksa kondisi pintu dan jendela juga tidak kalah penting. Pastikan semuanya dalam kondisi baik untuk pintu keluar sewaktu-waktu. Jika rumah Anda terdiri dari dua lantai, pasang tangga lipat yang bisa diturunkan dari jendela sebagai bagian dari antisipasi.

Selanjutnya, ketika Anda membeli tabung gas lagi, perhatikan benar-benar kondisinya. Pilih tabung tanpa lecet dan belum kadaluarsa. Kemudian cek selang gas, regulator, dan cincin karet. Ada baiknya Anda menggunakan regulator yang terdapat meteran sehingga Anda bisa mengetahui banyaknya gas yang tersisa di dalam tabung. Saat Anda akan memasang regulator, pastikan tidak ada suara mendesis yang muncul atau anda mencium bau gas. Jika ada, segera lepaskan regulator dan cek cincin karet pada tutup gas. Dengan pengetahuan dan penanganan yang tepat,kebakaran rumah kapan saja bisa dicegah.