Osteoporosis atau pengeroposan tulang cenderung dialami oleh wanita pada usia post-menopause atau setelah mengalami menopause. Penyakit pengeroposan tulang ini seringkali tidak ditandai dengan gejala-gejala berarti seperti sakit punggung dan sebagainya. Osteoporosis biasanya terdeteksi setelah munculnya keluhan berarti pada stadium yang sudah parah. Pada umumnya, sel-sel tulang memang mengeropos secara rutin, namun pada tulang yang sehat, sel-selnya segera diperbaharui sehingga massanya tetap sama. Sedangkan pada pasien penderita osteoporosis, pengelupasan sel-sel tua pada tulang tidak disertai dengan pembahararuan sel sehingga tulang menjadi tipis dan keropos. Ada beberapa faktor yang disinyalir memiliki kaitan erat dengan terjadinya osteoporosis seperti kurangnya asupan kalsium, kurangnya olah raga, dan berhentinya produksi estrogen setelah menopause. Akan tetapi, Anda tak perlu khawatir, sebelum terlambat Anda dapat mencegahnya mulai sekarang dengan mengikuti beberapa tips berikut.

Dalam misi pencegahan osteoporosis yang dimungkinkan menyerang wanita usia diatas 40 tahun atau setelah menopause, maka dibutuhkan beberapa kebiasaan-kebiasaan positif yang wajib dilakukan oleh Anda. Berikut ini beberapa tips mencegah osteoporosis bagi Anda.

 1.     Konsumsi Kalsium Secara Optimal

Mengkonsumsi kalsium secara optimal merupakan kebiasaan yang sangat dibutuhkan oleh wanita. Kalsium yang baik untuk tulang terdapat pada susu dan produk susu seperti keju atau yogurt. Kebutuhan kalsium bagi wanita memang sebaiknya selalu dicukupi. Kira-kira wanita Indonesia membutuhkan kalsium sebesar 1300mg/hari. Oleh karena itu, ketika Anda hendak memilih produk susu, sebaiknya Anda memilih yang mengandung kalsium tinggi namun rendah lemak. Anda cukup mengkonsumsinya 2 kali sehari atau sesuai dengan kebutuhan kalsium perharinya. Maka kebutuhan kalsium Anda tercukupi namun tidak memicu resiko obesitas.

 2.     Berolahraga

Olahraga merupakan suatu kebiasaan penting yang wajib dilakukan oleh Anda secara rutin. Olahraga beban dan lari merupakan olahraga yang pas untuk mencegah osteoporosis. Olahraga beban seperti angkat beban dengan barbell atau olahraga beban di fitness center dapat memacu tubuh meningkatkan kepadatan tulang. Selain itu olahraga lari seperti jogging dapat memperkuat sendi dan memadatkan tulang sehingga tidak mudah terjadi pengeroposan.

 3.     Bergaya Hidup Sehat

Bergaya hidup sehat dapat dimulai dari menghentikan kebiasaan buruk yang merusak kesehatan. Anda dapat meningkatkan konsumsi sayur dan buah yang mengandung kalsium dan banyak vitamin. Kalsium dan vitamin yang terkandung dalam buah dan sayur akan mengganti sel-sel tulang yang mati dengan sel-sel tulang yang baru. Sehingga dapat menimbulkan efek kumulatif yang baik bagi tulang Anda.

 4.     Menghindari Konsumsi Obat yang Berlebihan

Konsumsi obat-obatan yang berlebihan seperti obat anti kejang, obat diet, dan obat steroid dapat memicu pengeroposan tulang. Obat diet misalnya, jika Anda mengkonsusi obat diet yang salah maka kemungkinan osteoporosis cukup besar. Hal ini disebabkan karena beberapa obat diet merubah sistem hormonal alami manusia sehingga kemungkinan menopause dini dapat saja terjadi. Seperti diketahui bahwa menopause adalah saat dimana hormone estrogen berhenti disekresi oleh tubuh sehingga pengangkutan kalsium ke tulang juga menjadi tersendat dan menyebabkan gangguan osteoporosis. Selain itu, konsumsi obat keras juga dapat memicu kerusakan ginjal yang nantinya akan berdampak pada pengeroposan tulang sekunder.

Osteoporosis bagaikan menjadi momok menakutkan bagi setiap wanita. Kerentanan wanita terhadap resiko penyakit pengeroposan tulang ini memang cenderung lebih besar daripada pria. Oleh karena itu dibutuhkan sikap dan kebiasaan yang bijak untuk membantu mencegah osteoporosis ini.