puisi cintaBerisi macam-macam puisi indah tentang puisi cinta, puisi kehidupan, puisi anak, kumpulan puisi persahabatan, dituturkan dengan bahasa yang indah dan cantik. 

Rasakan kelengkapan cinta yang sejuta makna dengan kehadiran dari pusi-puisi kami. Rasakan betapa kata-kata mampu melukiskan indahnya sebuah cinta.

Puisi Cinta

Rasakanlah setiap sakit dari kerinduan,

Cecaplah perih dari setiap pengorbanan,

Nikmatilah sayatan dari sayap-sayap tajam cinta!

 

Bersuaralah dalam abjad!

Lukislah seindah mungkin langit malam,

Mampukah kau terjemahkan?

Rindu itu tak tersentuh!

 

Cinta pun tak berwujud,

Namun kepakannya menyayat lirih!

Mampu membuat jiwa menjadi gila,

Juga sanggup membunuh jiwa-jiwa para budaknya…

 

Cinta…Cinta…Cinta…

Satu nama berjuta makna!

 

Cinta Gila

Menari di ujung cakrawala

Memahat nama di palung-palung bidadari

Mengais rindu di taburan warna pelangi

Menyanyi di antara deru angin

 

Kamu,

Membuat aku terbuai hingga ubun-ubun

Membutakan pandangan dalam angan

Merengkuh nikmat dalam harapan

 

Aku,

Mendambamu di setiap nafas

Mengingatmu di setiap denyut

Menginginkanmu di setiap jerih

 

Entah,

Kenapa aku bisa mencintaimu segila ini?!

 

Pengagummu

Hentikan aku jika bisa

Jiwa kuat memeluk rasa

Hentikan aku jika sanggup

Jiwa kuat mendera rindu

 

Hei Adam,

Aku Hawa yang sendirian

Bertahun-tahun terpaku disini

Bertahun-tahun terpana disini

 

Kapan?

Kapan Adam?

Kapan, kau akan sadar akan kokohnya adaku

Kapan, kau akan sentuh cintaku

 

Musim berganti-ganti

Namun kau tak jua menepi

Terus berlayar menjauhi

Seakan tak mengerti

 

Hei Adam,

Pergilah…

Namun satu yang pasti

Ku tetap menanti!

Puisi Ku Kira Kita Ulna Dan RadiusCreated by : MitaliaMetta Kau bagaikan anatomi yang sedang kupahami, Dirimu bagaikan lisosom, Mencerna secara intrasel kepingan hati ini,hingga dapat menghilagkan ap...
Menyempurnakan Hilangnya SemuaCreated: Mitaliametta Rasanya .. Exsistensi cinta harus ku anggap lenyap .. Realita hidup terlalu menekan aku . Untuk mengingat alur demi alur masa lalu ..
Puisi Kosong Tak Bertuan Created by : MitaliaMetta Alam pun membisu penyesalan tak lagi bisa terulang Tak lagi seperti gundukan awan dalam langit senja Namun kini, telah mengubah dengan seke...
Puisi Topeng Created by : MitaliaMetta Aku  terdiam .. Ketika semua datang bersamaan menubruk semua disegala arah.. Bahkan semua kompak membuat aku terpojok..
Puisi: Jatuh Cinta (lagi!)Semua berkecamuk jadi satu Menyusun rangkaian-rangkaian rasa Memenuhi segala ruang kosong Melengkapi bagian-bagian yang hilang   Membuat kadang air mata mengali...
Puisi: Lintasi WaktuMelangkah menyapu waktu Melintasi hentakan-hentakan detik Alur hari yang selalu sama Walau terus menuliskan perubahan   Terjang, Perih,lelah,senyuman Gamb...
Puisi: Mengeja KamuBerjajar 26 abjad di otakku Dan entah harus dimulai dari mana?! Ku eja tak beraturan Ku rangkai hati-hati   Kutulis perlahan Kupadukan dalam nyanyian Kuse...
Puisi: Warna-warni hariHey, Ku tangkap secercah biru Mengukir hari dalam balutan laut Menghampar bersama pasir putih Menyapa dalam ombak-ombak kecil   Hmmm, Ku raih seberkas jin...
Abadikah kamu?Ku ambil milikku disini, Di tempat aku beranjak dewasa Ku pilih milikku disini, Di tempat aku mengadu hidup   Ku ambil kamu disini, Di tempat aku merasa nyam...
Puisi: TerserahTak peduli kakimu pergi kemana Tak peduli tawamu hadir dimana Tak peduli tanganmu memeluk siapa Terserah...
Puisi: Namamu dilangitkuPernah kuukir namamu dilangitku... Dulu, Saat mata ini buta Saat hati ini kelam   Pernah kuukir namamu dilangitku...
Ku beri nama apa rasa ini?Rasa apa ini? Hadir tanpa kuminta Membuatku tersenyum tanpa alasan Membuatku menangis tanpa sebab   Rasa apa ini? Yang mampu menggetarkan jiwa Yang berani...
Puisi: SombongKembangkan dada selebarnya Tegakkan rahang setingginya Picingkan mata setajamnya Berlalulah seenaknya   Bercelotehlah sebanyaknya Berteriaklah sekerasnya ...
Puisi: Aku kembali...Mungkin benar, Aku pernah pergi Sering hilang Dalam ulasan skenario drama cinta   Mungkin benar, Aku pembohong Memakai topeng Dalam ulasan tangis palsu...
Puisi: Jika bisa... Warna warni pelangi menghiasi Senyum hangat melengkapi Namun ada dusta disebrang sana Menari riang tak berhenti   Ribuan perih membebani Ribuan caci  mend...
Puisi: Waktu Lalu...Matahari terbit lagi Cerah lagi Terang lagi Tersenyum lagi   Menyinari tanah tempatku terhampar Menghangatkan sepenggal jiwa yang rapuh Memeluk raga yang ...
Puisi: Renungan JinggaDuduk dipinggir pantai Menulis diatas pasir putih Bermandikan cahaya jingga digaris cakrawala Menyapa gulungan ombak yang menari   Ku pejamkan mata Menghirup...
Puisi: Sepenggal kisahAku berdiri Diterpa angin yang entah pagi atau malam Terasa mati rasa Enggan membuka mata   Bising alam menyapa Lewat daun, ranting, bahkan pasir Namun ta...
Puisi: LelahBeri aku satu detik untuk bernafas Raga ku mulai melayang menggapai angkasa Bukan karena menang, Melainkan lelah!   Rasanya lama bibir ini tak menyunggingkan se...
Puisi: Kakak sayang Adik...Dik, Mengapa menangis? Ada kakak disini, menemani sepanjang hari Berhentilah menangis kasihan Bunda terlihat letih...