Bagi Anda yang sedang menyusui, pasti Anda akan merasa lekas lapar. Mengapa? Ini disebabkan asupan kalori Anda yang terbagi dengan si bayi. Air susu menyerap kalori Anda, sehingga akan mempengaruhi si bayi. Maka dari itu Anda harus benar-benar memperhatikan apa saja yang Anda konsumsi. Perlu juga Anda ketahui bahwa Anda membutuhkan banyak nutrisi dalam fase menyusui ini. Maka dari itu, normal bagi ibu menyusui untuk makan dengan porsi yang berlebih. Malah, makan makanan yang bergizi dengan porsi lebih besar dari porsi normal amat sangat disarankan. Ini karena Anda akan cepat lemas apabila kebutuhan kalori dan nutrisi Anda tidak terpenuhi selama masa menyusui. Nutrisi ibu menyusui inilah yang perlu Anda ketahui.

Anda membutuhkan 1,800 – 2,200 kalori setiap harinya saat menyusui. Ini penting untuk mengimbangi kebutuhan air susu untuk si bayi. Saat menyusui inilah para ibu membakar banyak kalori. Tinggalkan segala jenis diet Anda pada saat ini. Apabila Anda merasa lapar kapanpun, makanlah. Ini penting untuk cadangan energi yang Anda perlukan untuk beraktifitas setiap harinya dan menyusui setiap saat. Hanya saja, pilihlan makanan yang sehat untuk dikonsumsi dan aman bagi si bayi. Selain itu, ibu menyusui juga harus cukup minum. Anda akan mengalami dehidrasi apabila tubuh Anda tidak mendapatkan asupan cairan yang cukup. Selalu sediakan segelas air putih saat sedang menyusui, karena pada saat itu cairan tubuh Anda hilang. Minumlah setiap Anda haus. Bahkan, minumlah ketika Anda tidak merasa haus sekalipun.

Makanan yang disarankan sebagai nutrisi ibu menyusui adalah daun katuk dan daun kelor. Ini karena kedua jenis daun tersebut alami dan bisa merangsang produksi air susu ibu. Dengan ini, produksi air susu Anda bisa dipastikan akan memenuhi kebutuhan si bayi. Selain itu, Anda diharapkan untuk mengkonsumsi minimal tiga gelas susu setiap harinya. Jangan lupa buah dan sayuran. Lima porsi sayuran amat dibutuhkan pada fase menyusui ini. Begitu juga biji-bijian. Lima porsi biji-bijian tiap harinya amat disarankan. 3-4 porsi protein juga harus Anda konsumsi untuk menunjang kesehatan Anda dan si jabang bayi.

Selain nutrisi ibu menyusui,  saran untuk menyusui juga perlu diperhatikan. usahakan untuk menjaga keseimbangan air susu Anda. Ini berarti Anda harus menyusui bayi Anda secara bergantian dengan kedua payudara Anda. Gunakan payudara terakhir yang disusukan setiap akan mulai menyusui. Amat disarankan juga untuk tidak menjadwalkan pemberian ASI Anda. Kapanpun bayi Anda merasa lapar, susuilah dan berhentilah ketika ia merasa kenyang. Perlu diketahui bahwa kandungan gizi yang dalam menit-menit pertama ASI memancar keluar masih rendah. Gizinya akan terus meningkat sampai akhir. Maka dari itu, penting untuk menyusui sampai selesai supaya bayi Anda tidak cepat lapar.