Cara menyikapi anak yang sedang berbohong akan sangat berguna untuk diketahui bagi orang tua manapun. Hal ini dikarenakan setiap anak akan menemui masanya untuk berperilaku demikian. Oleh karena itu, sangat dibutuhkan cara yang tepat untuk mendidik anak dan menyiasati hal tersebut sehingga berbohong tidak akan menjadi kebiasaan bagi anak kita sampai ia dewasa kelak. Untuk dapat menyikapi sikap anak yang demikian, pertama-tama, kita sebagai orang tua harus dapat mengatasinya hingga ke akar permasalahan. Hal ini ditujukan agar anak tidak lagi membiasakan dirinya untuk berbohong atau setidaknya mengulangi untuk berbohong lagi. Oleh karena itu, perlu adanya pengetahuan bagi orang tua akan factor-faktor yang mungkin menjadi penyebab anak berbohong baru kemudian menentukan sikap yang tepat terhadap faktor penyebab tersebut.

Ada banyak alasan mengapa seorang anak sampai berbohong. Fakor-faktor tersebut dapat berasal dari dalam diri si anak sendiri dan bahkan juga dari lingkungan luar termasuk orang tua. Hal-hal yang mungkin menjadi pemicu seorang anak untuk berbohong antara lain adalah:

  • Adanya aspek imajinasi yang berlebihan dari si anak. Kita dapat mengambil contoh pada anak yang merekayasa cerita pada keinginannya yang belum terpenuhi. Cara menyikapi anak yang sedang berbohong dalam hal ini, kita harus memberi penjelasan pada anak tentang perbedaan kenyataan dan imajinasinya.
  • Selain itu, faktor yang memicu anak untuk berbohong adalah konflik dengan dirinya sendiri atau dengan kata lain adanya keinginan si anak untuk melindungi dirinya sendiri sehingga memutuskan untuk berbohong. Dalam hal ini, kita harus mampu memberi kepercayaan pada anak bahwa akan lebih baik jika berkata jujur.
  • Dari lingkungan luar si anak sendiri juga terdapat pemicu untuk berbohong. Tidak perlu jauh-jauh karena faktor itu mungkin bisa berasal dari diri kita sendiri sebagai orang tua. Faktor ini cenderung pada kemampuan anak untuk meniru. Sesekali mungkin anak kita menemukan sikap berbohong kita yang tidak kita sadari, contoh kecil, kita menyuruh anak kita untuk mengatakan bahwa kita sedang tidak di rumah saat ada telepon untuk kita. Untuk itu, cara menyikapi anak yang sedang berbohong berikutnya adalah, kita harus membiasakan diri kita sendiri dulu untuk bersikap jujur di depan anak kita.

Selebihnya, kita tidak boleh serta merta menuduh anak berbohong tanpa bukti. Hal ini akan membuat anak lebih takut atau malah anak stress jika akan berkata jujur. Kita harus lebih terbuka tentang hal ini karena hal ini sangat penting bagi sang buah hati. Kita harus bisa menjadi pendengar yang baik untuk alasan-alasannya berbohong dan kemudian memberinya penjelasan yang benar, tanpa harus menggunakan emosi. Demikianlah yang dapat kita lakukan dalam kaitannya dengan cara menyikapi anak yang sedang berbohong.