Pernikahan adalah salah satu momen terpenting dalam fase hidup seseorang, terutama wanita. Kebanyakan wanita di dunia ini sudah mendambakan pernikahan semenjak mereka masih kecil. Tetapi, lain halnya dengan laki-laki, yang justru kebanyakan dari mereka merupakan orang-orang yang takut untuk berkomitmen dan memiliki keluarga. Oleh sebab itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh seorang wanita sebelum ia memutuskan untuk menikah dengan pasangannya.

Hal pertama yang perlu anda ketahui adalah pernikahan merupakan penggabungan antara dua kepribadian yang berbeda. Anda harus mengerti betul sifat dan kebiasaan dari pasangan anda sebelum anda memutuskan untuk menikah dengannya. Merupakan hal yang sangat penting untuk bisa mengetahui segala sisi baik dan buruk dari pasangan dan menerima apa adanya, supaya ketika anda berdua menikah segalanya bisa berjalan dengan selaras. Tidak dipungkiri bahwa di dalam rumah tangga anda nanti pasti akan banyak terjadi pertengkaran atau perbedaan pendapat, tetapi jika anda bisa menerimanya pasti rumah tangga anda akan tetap langgeng.

Kedua, anda perlu mencari tahu mengenai latar belakang keluarganya. Anda harus tahu siapa orang tuanya, apa pekerjaannya dan bagaimana kondisi keluarganya sebelum anda menikah, supaya anda bisa mengenal pasangan anda lebih dalam lagi. Seperti kata orang tua kita di jaman dahulu, mengetahui bibit, bebet dan bobot pasangan itu penting. Karena sedikit banyak keluarga juga memiliki pengaruh besar pada kepribadian seseorang. Yang ketiga adalah mengetahui alasan untuk menikah. Cari tahu apakah pasangan anda menikah hanya karena tuntutan orangtua, tuntutan umur atau karena memang ia sangat mencintai anda dan ingin membangun keluarga bersama anda. Alasan seseorang untuk melangsungkan pernikahan juga memiliki andil besar dalam tindakan apa yang akan ia ambil ketika ia menghadapi permasalahan yang berat dalam rumah tangganya. Jika ia memiliki alasan yang kuat untuk menikah, maka ia tentu saja juga akan memiliki alasan yang kuat untuk bertahan.

Yang keempat adalah masalah finansial. Tidak dipungkiri bahwa permasalahan finansial dapat membawa pernikahan seseorang menuju jurang kehancuran jika tidak disikapi dengan benar. Kesenjangan finansial antara suami dan istri seringkali menjadi pemicu utama pertengkaran dalam rumah tangga, apalagi jika karir si istri lebih sukses dibandingkan dengan sang suami. Anda perlu membicarakan masalah finansial ini sejak awal, sebelum anda menikah dengan pasangan anda. Bicarakan mengenai bagaimana pembagian gaji dan pemasukan untuk membayar segala kebutuhan rumah tangga. Misalnya, anda dapat membuat kesepakatan bahwa gaji suami digunakan untuk membayar sekolah dan kebutuhan sehari-hari dan gaji istri untuk ditabung dan pergi liburan keluarga.

Yang terakhir adalah masalah kedewasaan emosional. Menjalankan sebuah pernikahan membutuhkan kedewasaan emosional, karena ada banyak hal yang perlu dikorbankan untuk menjaga agar rumah tangga dapat tetap berjalan dengan harmonis. Jika pasangan belum memiliki kedewasaan emosional yang cukup, misalnya lebih mementingkan hobi daripada meluangkan waktu untuk berlibur dengan keluarga di masa senggangnya, mungkin anda perlu berpikir ulang untuk membangun rumah tangga dengannya.